INDRAMAYU REANG, ANTARA POPULIS DAN EGALITERIS
Foto: Wikipedia.com Pendopo Indramayu
Indramayu merupakan daerah di pesisir Utara Jawa Barat, terdiri dari 31 Kecamatan dan 309 Desa serta 8 Kelurahan.
Daerah Yang disebut juga menjadi lumbung pertanian nasional, Penyuplai Listrik Nasional dengan PLTU ( Pembangkit Listrik Tenaga Uap) serta kaya dengan Sumber daya Alam Pertamina RU VI Balongan.
Selain Potensi diatas, tentu tak kalah juga sektor Kelautan dan Perikanan, artinya Kabupaten Indramayu ini memiliki Kekuatan sumber daya alam yang sangat melimpah.
Pasca dilantik, 20 Februari 2025 Pasangan Bupati Lucky Hakim dan H Syaefudin akan membawa Indramayu REANG ( Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong) sebagai Jalan untuk mensejahterakan rakyat Indramayu.
Dengan tagline Beberes Dermayu, Bupati Lucky Hakim dan H Syaefudin akan bergerak memperbaiki tata kelola birokrasi, sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat Indramayu.
Bupati Lucky Hakim, yang sudah terkenal sebagai artis Indonesia, dengan mudah memberikan citra bagi Indramayu lebih terkenal di level Nasional.
Ketenaran Bupati Lucky Hakim, apakah bisa benar-benar membawa kesejahteraan bagi rakyat Indramayu, untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, serta keluar dari Kabupaten termiskin di Jawa Barat? .
Atau kah Hanya Populis belaka?
Tentu, dengan Wakil Bupati Nya H Syaefudin di harapkan sebagai penopang Egaliteris, sosok yang dekat dan mau mendengarkan rakyat, persoalan nya ? Apakah semua kepentingan rakyat akan di akomodir ? Atau hanya Kepentingan Golongan nya saja ?
Indramayu Reang, jangan sampai sebagai Visi yang terpampang di spanduk-spanduk sekolahan atau di kantor-kantor pemerintah.
Lebih jauh, Indramayu Reang menjadi jalan kesejahteraan bagi rakyat Indramayu. Meskipun tantangan Indramayu Reang di antara Populis dan Egaliteris.
Penulis
Tehan Ahlal Shuhfin
Alumnus PK PMII Universitas Subang
.jpg)
Komentar
Posting Komentar