Mentalitas Sumber Daya Manusia Indonesia: Kemenangan semu VS Kemenangan Instan
Sumber foto : media RRI Sumber Daya manusia Indonesia yang melimpah, sebanyak 60 juta penduduknya bagian dari usia produktif Masyarakat yang di didik dari jenjang sekolah anak usia dini sampai dengan perguruan tinggi. Kompetisi akademik selalu menjadi patokan bagi para guru dalam menilai peserta didik, masuk dalam kategori anak yang pintar dan cerdas. Selain kompetisi akademik, tidak ketinggalan pula kompetisi non akademik, seperti para calon atlit dan para seniman cilik Apakah bakat-bakat sumber daya manusia Indonesia ini akan terus berlanjut lebih baik ? Jawabannya ada di Kemenangan semu dan Kemenangan Instan. Kemenangan semu artinya, cara pendidikan kepada peserta didik yang dapat mempengaruhi mentalitas sebagai sang juara, down begitu saja dan di anggap bukan siapa-siapa, karena kemampuan akademik pada akhirnya bisa di kalahkan oleh kemampuan finansial orang tua peserta didik Anak-anak yang meraih kemenangan baik jalur akademik atau Non akademik...