Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

INDRAMAYU REANG, ANTARA POPULIS DAN EGALITERIS

Gambar
      Foto: Wikipedia.com Pendopo Indramayu  Indramayu merupakan daerah di pesisir Utara Jawa Barat, terdiri dari 31 Kecamatan dan 309 Desa serta 8 Kelurahan.  Daerah Yang disebut juga menjadi lumbung pertanian nasional, Penyuplai Listrik Nasional dengan PLTU ( Pembangkit Listrik Tenaga Uap) serta kaya dengan Sumber daya Alam Pertamina RU VI Balongan.  Selain Potensi diatas, tentu tak kalah juga sektor Kelautan dan Perikanan, artinya Kabupaten Indramayu ini memiliki Kekuatan sumber daya alam yang sangat melimpah. Pasca dilantik, 20 Februari 2025 Pasangan Bupati Lucky Hakim dan H Syaefudin akan membawa Indramayu REANG ( Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong) sebagai Jalan untuk mensejahterakan rakyat Indramayu. Dengan tagline Beberes Dermayu, Bupati Lucky Hakim dan H Syaefudin akan bergerak memperbaiki tata kelola birokrasi, sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat Indramayu.  Bupati Lucky Hakim, ...

Dunia Pendidikan Yang Berkemajuan

Gambar
      Foto: dari berbagai sumber di google Pekerjaan Rumah Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah ( Men Dikdasmen ) Prof. Dr. Abdul Mu'ti M.Ed , sangat banyak dan harus mengurai nya secara hati-hati dan seksama. Dunia Pendidikan Indonesia yang identik dengan Ganti Mentri, Ganti Kurikulum, sehingga berdampak pada stabilitas tenaga pendidik yang sudah mengabdi bertahun-tahun, serta rumitnya administrasi pendidikan yang tidak berimplikasi pada daya kognitif serta peningkatan kapasitas anak didik.  Kurikulum merupakan peta jalan bagi dunia pendidikan Indonesia, anak didik sebagai agent of change, atau hanya sebagai pemenuhan bangsa pasar dunia kerja ?  Sebagai figur yang lama di dunia akademis, Prof. Dr. Abdul Mu'ti M.Ed , di harapkan mampu membawa dunia pendidikan dasar dan menengah ke arah Pendidikan yang Berkemajuan  Persoalan yang mendasar selain kurikulum, tak lain dan tak bukan adalah Database Guru, Di tengah inpres No 1 tahun 2025 terkait Efisiensi anggara...

Menuju Indramayu Emas 2045

Gambar
     Foto : Cahyono M.IP Menata ulang kembali Indramayu dalam lanskap secara holistik, sebagai bagian micro cosmos dari Indonesia sebagai Daerah dengan sumber daya yang melimpah, Narasi itu bisa menjadi energi untuk menyongsong gelombang perubahan besar kedepan dalam menghadapi banjirnya teknologi informasi yang begitu cepat.  Dengan riuh hiruk pikuknya prosesi pertarungan pilkada kemarin, menjadi penting untuk dilakukanya refleksi evaluasi proyeksi kedepan. Kita harus menempatkan posisi sebagai warga negara yang tertib, dewasa dalam berpolitik, bahwa terlepas kepentingan politik apapun, kita harus cepat me-recovery semua pengalaman kebatinan politik yang sudah dilalui dari setiap fase kepemimpinan dari mulai spirit indramayu REMAJA sampai dengan Indramayu BERMARTABAT dan hari ini sudah harus kita tentukan secara pasti menyusun ulang peta jalan arah mata angin dalam menjalankan roda pemerintahan 5 tahun kedepan agar dapat bernavigasi dengan baik.  Pada alam dem...

INDONESIA TERANG

Gambar
  Foto : Gus Muhaimin/ Menko PM  Peralihan Kekuasaan dari Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto dalam seratus hari kerja nya mendapatkan nilai trend positif kepuasan masyarakat sekitar 80 % . Angka Kepuasan dan citra positif dari masyarakat tentang Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming tidak lepas dari sejumlah para pembantu di kementerian. Salah satunya Mentri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Gus Muhaimin Iskandar, yang memiliki latar belakang aktivis dan santri, memiliki trobosan yang brilian dalam mengentaskan Kemiskinan di republik Indonesia ini Salah satunya adalah DTSEN, Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional. Di harapkan dengan adanya DTSEN inilah, Kemiskinan yang tersebar di Plosok desa dan pinggiran kota dapat teratasi. Keakuratan data, dalam menangani dan mengentaskan Kemiskinan menjadi rujukan utama, di harapkan kemiskinan Ekstrim akan hilang sekitar 2 tahun kedepan. Di tengah Efisiensi anggaran, dan banyak nya tagar kabur aja du...

( AKU) TETAP MERAH PUTIH

Gambar
  Indonesia menargetkan 2040 menjadi Negara Maju dengan populasi generasi muda yang produktif sebagai pijakan masa keemasan ( Kejayaan) suatu bangsa  Berbagai program telah di gelontorkan oleh pemerintah pusat, baik itu dari Kementerian, Provinsi, Kabupaten Kota sampai tingkat Desa Di tengah gencarnya program astacita kepemimpinan Prabowo Subianto, akhir-akhir ini sedang viral di media sosial hastag Kabur Aja Dulu ( #KaburAjaDulu )  Media sosial menjadi sarana bagi generasi muda yang melek digital, mengungkapkan isi kebatinannya tentang Indonesia yang kaya raya ini. Hastag Kabur aja dulu, menjadi sarana kampanye untuk mengajak orang-orang Indonesia pindah atau pergi keluar negeri dan tinggal hidup di luar negeri Apakah orang-orang yang membuat hastag Kabur Aja Dulu, itu hilang rasa nasionalisme nya ?  Saya pikir itu Tidak, mereka tetap mencintai Indonesia dengan segala hiruk pikuk nya. Justru hastag itu menjadi kritik bagi pemerintah yang baru untuk mengentaskan berb...

Tentang LPG 3 Kg dan Kelangkaannya

Gambar
  Sumber : FB M Kholid Syeirazi Penulis : M Kholid Syeirazi ( Intelektual Nahdlatul Ulama )  Anda tahu elpiji? Saya mau cerita sejarahnya. Dia adalah pengganti mitan (minyak tanah), bahan bakar yang dulu dipakai tungku-tungku dapur rumah tangga kita. Ini keliru dan boros. Mitan itu produk kilang yang nilainya sama dengan avtur, bahan bakar pesawat. Kita bakar di dapur high valuable product yang mahal.  Saya kasih contoh. Rata-rata biaya perolehan crude, pada Desember 2024, adalah US$84,4 per barel. Diolah di kilang menghasilkan berbagai produk BBM dan petrokimia. Produk yang bernilai tinggi, antara lain, avtur dan mitan. Nilainya sama: US$ 102 per barel. Kilang untung. Masalahnya, avtur dijual dengan harga keekonomian. Sementara mitan dijual murah. Selisih harga keekonomian dengan harga jual ditanggung pemerintah. Namanya subsidi. Subsidi diberikan sejak 1974. Jumlah subsidi BBM, saat itu, hanya Rp 170 juta. Angkanya terus merambat naik. Pada 2007, ketika Pemerintah mengg...

Bagaimana Negara Bisa Maju dan Sejahtera?

Gambar
  Sumber Gambar : Aplikasi X Setiap negara pasti ingin maju dan sejahtera, tetapi mewujudkannya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh rakyatnya. Ada beberapa hal penting yang bisa menjadi kunci kemajuan sebuah negara:   1. Pendidikan yang Berkualitas    Pendidikan adalah fondasi utama. Negara yang maju selalu memiliki sistem pendidikan yang baik, mencetak generasi yang cerdas, inovatif, dan berkarakter. Kita harus mendorong pendidikan yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga keterampilan dan moral.   2. Ekonomi yang Kuat dan Berdaya Saing    Kesejahteraan rakyat bergantung pada ekonomi yang stabil. Dukungan terhadap UMKM, inovasi teknologi, dan investasi yang berkelanjutan adalah langkah penting. Kita juga harus membangun industri lokal agar tidak terlalu bergantung pada produk luar negeri.   3. Pemerintahan yang Bersih dan Transparan    Korupsi adalah musuh utama kemajuan. Jika ingin negara m...

"Kamu Anak Muda, Tau Apa?" – Fenomena Meremehkan Generasi Muda

Gambar
Dalam berbagai situasi, ungkapan "Kamu anak muda, tau apa?" sering kali dilontarkan oleh generasi yang lebih tua sebagai bentuk skeptisisme terhadap pendapat, ide, atau kemampuan anak muda. Fenomena ini terjadi di lingkungan kerja, keluarga, bahkan di ruang publik. Meski terkadang dimaksudkan sebagai teguran atau nasihat, kalimat ini mencerminkan pola pikir yang meremehkan potensi generasi muda.   Kenapa Fenomena Ini Terjadi? 1. Hierarki Usia yang Mengakar    Budaya di banyak masyarakat, termasuk Indonesia, masih menempatkan usia sebagai indikator utama kebijaksanaan. Orang yang lebih tua sering dianggap lebih berpengalaman dan berhak menentukan arah pembicaraan atau keputusan.   2. Perbedaan Cara Pandang dan Teknologi    Generasi muda tumbuh dalam era digital, di mana informasi berkembang cepat dan teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Sementara itu, generasi sebelumnya mungkin masih terbiasa dengan pola pikir konvensional dan ...